Skripsi
ANALISIS INDIKATOR KREDIT MACET DALAM PENGELOLAAN PIUTANG PADA LKM GOTONG ROYONG PNPM MANDIRI PERKOTAAN KELURAHAN SEKIP JAYA PALEMBANG
Usaha pemerintah untuk mengurangi kemiskinan telah dilakukan dengan
berbagai cara. Salah satunya dengan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Mandiri Perkotaan (PNPM-MP). Program ini membantu menyediakan pinjaman
yang ditujukan untuk pengusaha-pengusaha kecil. Kelurahan Sekip Jaya merupakan
salah satu yang memperoleh bantuan dari PNPM-MP tersebut. Namun program
pemerintah ini mempunyai permasalahan dalam pengembalian kredit dengan kata
lain kredit mengalami kemacetan. Untuk itu, penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui indikator-indikator apa saja yang dapat mempengaruhi timbulnya
kredit macet tersebut.
Dari penelitian yang dilakukan terhadap 5 KSM yang mengalami macet
pada LKM Gotong Royong di Kelurahan Sekip Jaya Palembang, dengan
menggunakan uji validitas, reliabilitas dan analisis faktor, diperoleh 10 indikator
yang mempengaruhi kredit macet melalui metode angket. Indikator ini terbagi
menjadi 5 indikator internal dan 5 indikator eksternal. Adapun indikator yang paling mempengaruhi terjadinya kredit macet dari segi internal adalah karena usaha
yang bangkrut yang menghasilkan pengaruh sebesar 70,574%. Dan indikator yang
paling kecil pengaruhnya adalah indikator adanya kebutuhan mendesak/tidak terduga. Sedangkan dari segi eksternal indikator yang paling mempengaruhi adalah
karena naiknya harga barang modal, yaitu sebesar 76,547%. Dari segi eksternal,
indikator yang paling kecil pengaruhnya adalah indikator keyakinan bahwa dana
yang diberikan merupakan dana hibah (JPS) dan indikator sulit mendapatkan
sumber daya.
Dengan diketahuinya indikator-indikator tersebut, diharapkan kredit
macet dapat dihindari dan pengelolaan piutang dapat dioptimalkan. Sehingga tidak banyak dana dari pemerintah yang menganggur dan tidak disalurkan karena
kredit tersebut macet.
Tidak tersedia versi lain