Skripsi
PENGARUH KUAT ARUS (AMPER METER) TERHADAP HASIL PENGELASAN BAJA KARBON RENDAH DENGAN KETEBALAN BAHAN 3,6 mm
Las (Welding) adalah suatu carauntuk menyambung benda padat dengan jalan mencairkan melalui jalan pemanasan. Untuk berhasil atau tidaknyapenyambungan las dengan baik dapat di lihat dari hasil pengujian laboratorium,sehingga pengelasan tersebut dapat dinyatakan baik. Era globallisasi seperti sekarang ini usaha las berkembang dengan pesat,sehinga pembukaan-pembukaan usaha las sangat menjamur, sedangkan pengetahuan secara teoritis sangatlah kurang, untuk membantu saudara-saudara kita yang belum paham mengenai fungsi kekutan arus terhdap hasil pengelasan,maka saya tertarik untuk meneliti apa penyebab sering terjadinya kerusakan hasil pengelasan yang di lakukan oleh operator las yang ada pada bengkel-bengkel las kaki lima tersebut.Dalam sekripsi ini saya menitik beratkan masalah arus yangtepat untuk digunakan pengelasan terhadap Baja Karbon Rendah, sesuai dengan data pengujian laboratorium yang didapat ternyata setiap jenis bahan dan spesifikasinya ada perbedaan dalam pengaturan kuat arus yang digunakan pada saat melakukan pengelasan,sehingga hasil pengelasan yang di lakukan dapat hasil yang baik, terbukti pada hasil penelitian ini bahwa untuk pengelasan terhadap baja karbon rendah dengan spesifikasi ketebalan bahan 3,6 mm dan dilakukan dengan menggunakan elektoda 2,6 mm. Kuat arus 90 A merupakan kuat arus yang baik dan benar untuk baja karbon rendah dengan spesifikasi ketebalan bahan 3,6 mm. Dibandingan dengan menggunakan kuat arus 80A dan 100A.
Tidak tersedia versi lain