Skripsi
Analisa Koefisien Gesek Pada Selang Serabut Terhadap Variasi Diameter Lilitan
Aliran fluida untuk permukaan lurus dan dililitkan diteliti. Eksperimen ini
menggunakan selang serabut berdiameter 12,7 mm, selang dililitkan dengan
diameter lilitan 17 cm, 36 cm, 51 cm, dan 64 cm. Setiap pipa diuji dengan air
murni pada temperatur 30º C. Dengan mengatur bukaan katup maka kecepatan
aliran fluida (air) dapat diketahui. Hasil pengolahan data ditampilkan hubungan
koefisien gesek dengan bilangan Reynolds dalam bentuk grafik.
Dari hasil data dan grafik menunjukkan bahwa dengan pengujian pada
diameter lilitan 64 cm didapat nilai koefisien gesek terkecil pada bukaan katup
pertama dengan 0,00173 dan nilai koefisien tertinggi dengan 0,002245. Koefisien
gesek pada selang percobaan terlihat meningkat sebanding dengan diameter lilitan
selang. Diameter lilitan yang besar mendapatkan koefisien gesek yang besar juga
dan sebaliknya. Pembesaran diameter lilitan diikuti dengan kenaikan nilai
koefisien gesek. Pada percobaan ini didapat nilai koefisien gesek berbanding
lurus dengan diameter.
Koefisien gesek pada alliran turbulen berubah ketika selang dililikan.
Memperkecil diameter lilitan pipa hingga 17 cm dan memperbesar diameter lilitan
hingga 50 cm dapat mempengaruhi nilai koefisien geseknya. Jika diameter lilitan
diperkecil lebih dari 17 cm maka aliran fluida dapat tertutup kerena terjadi
penyempitan diameter dalam selang. Dan jika diameter lilitan lebih besar
atausama dengan 64 cm maka perubahan arah kecepatan aliran tidak berpengaruh
lagi, karena koefisien geseknya sudah mendekati atau sama dengan selang lurus.
Tidak tersedia versi lain