Skripsi
Tingkat Partisipasi Masyarakat Transmigrasi Dalam Program Serasi (Kasus : Desa Sumber Hidup Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat
transmigran dalam program serasi dan untuk mengetahui permasalahan masyarakat
transmigran dalam program serasi di Desa Sumber Hidup Kecamatan Muara Telang
Kabupaten Banyuasin.
Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Sumber Hidup Kecamatan Muara
Telang Kabupaten Banyuasin waktu pelaksanaannya pada bulan Februari sampai
Mei 2020. Penelitian ini menggunakan metode survey. Metode survei yang
digunakan karena penelitian akan dilakukan pengumpulan data primer kepada
sumber yang ada dilapangan menggunakan kuesioner dan wawancara langsung dan
dokumentasi sehingga terjadi interaksi secara langsung antara peneliti dan sampel
penelitian. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat transmigran yang
mengikuti program serasi.
Berdasarkan hasil yang didapatkan dari penelitian ini maka dapat ditarik
beberapa kesimpulan, yaitu: 1). Tingkat partisipasi masyarakat transmigrasi terhadap
program serasi di Desa Sumber Hidup Kecamatan Muara Telang Kabupaten
Banyuasin pada memberikan informasi dengan total skor 534 dengan skor rata-rata
17.80 dengan kriteria tinggi, konsultasi dengan total skor 489 dengan skor rata-rata
16.30 dengan kriteria sedang, pengambilan keputusan dengan total skor 542 dengan
skor rata-rata 18.07 dengan kriteria tinggi, bertindak bersama dengan total skor 524
dengan skor rata-rata 17.47 dengan kriteria tinggi, memberikan dukungan dengan
total skor 536 dengan skor rata-rata 17.87 dengan kriteria tinggi. Dengan total
keseluruhan 2,627 dengan skor rata-rata 87.57 secara keseluruhan tingkat partisipasi
masyarakat transmigran dalam program serasi tergolong`tinggi. 2). Permasalahan
petani dalam program serasi adalah pada bidang pemanenan dan pemasaran hasil
usahatani yang telah dilakukan. Pada pemanenan dengan menggunakan alat combine
harvester berlangsung sangat cepat dan praktis, tetapi gabah basah yang dihasilkan
ditimbang dengan disaksikan oleh pemilik lahan serta dipasarkan langsung kepada
pengepul tersebut, sehingga petani tidak memiliki pilihan dalam pemasaran hasil
usahatani.
Tidak tersedia versi lain