Skripsi
Evaluasi Karakter Kuantitatif Dan Kualitatif Terhadap Daya Hasil Kecipir (Psophocarpus Tetragonolobus L.) Di Kota Palembang
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakter kuantitatif dan kualitatif genotipe harapan kecipir. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Sukamulya Kecamatan Sematang Borang Kota Palembang. Waktu pelaksanaan dimulai pada bulan November 2019 sampai Mei 2020. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor tunggal. Tanaman kecipir yang terdiri atas 11 genotipe. Penelitian terdiri dari 3 ulangan, sehingga total unit percobaan adalah 33 unit. Setiap unit berukuran 1 x 5 m dengan jarak tanam 35 x 50 cm, sehingga setiap unit terdiri dari 30 tanaman.Sebagai pembanding uji daya hasil, juga ditanam 1 varietas kedelai Anjasmoro dengan jarak tanam 40 x 20 cm. Peubah yang diamati dalam penelitian ini terdiri dari karakter kuantitatif, yaitu bobot polong muda per tanaman (g), bobot polong muda per plot (kg), panjang polong muda (cm), lebar polong muda (cm), bobot polong kering per plot (g), jumlah biji per polong, bobot biji per tanaman (g), bobot biji per plot (g), jumlah polong muda per tanaman, umur berbunga (hst), umur panen polong muda (hst), umur panen biji kering, persentase tanaman hidup (%), dan bobot 100 biji (g), serta karakter kualitatif yaitu bentuk daun, warna batang, warna kelopak bunga, warna mahkota bunga standar, warna polong, warna sayap polong, tekstur permukaan polong, bentuk irisan polong, warna biji panen kering, keberadaan bintil akar, danbentuk biji kering. Berdasarkan hasil penelitian, produksi biji kecipir yang dihasilkan berkisar 2.27-3.17 t.ha-1, atau 70.28-98.14% dibanding produksi kedelai varietas Anjasmoro (3.23 t.ha-1), sehingga tanaman kecipir dapat direkomendasikan sebagai tanaman komplemen bagi kedelai. Kesembilan genotipe kecipir yang diuji merupakan genotipe yang adaptif di Kota Palembang dengan jumlah produksi 23.34% lebih tinggi dibanding tetua ungu dan 24.80% dibanding tetua hijau. Berdasarkan karakter kualitatif, semua genotipe uji memiliki keseragaman bentuk daun ovelate deltoid dan permukaan biji. Keragaman muncul pada karakter warna batang, warna kelopak bunga, warna mahkota bunga, warna polong, warna sayap polong, tekstur permukaan polong, bentuk irisan polong, warna biji polong kering dan bentuk biji.
Tidak tersedia versi lain