Skripsi
PENDETEKSIAN KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN BENEISH RATIO INDEX PADA PERUSAHAAN RITEL DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2017
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Perusahaan yang tergolong sebagai manipulator pada perusahaan ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2017; (2) Perusahaan yang tergolong sebagai non-manipulators pada perusahaan ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2017. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan Beneish Ratio Index. Variabel dalam penelitian ini adalah Days Sales in Receivables Index (DSRI), Gross Margin Index (GMI), Asset Quality Index (AQI), Sales Growth Index (SGI), Depreciation Index (DEPI), Sales, General and Administrative Expenses Index (SGAI), Leverage Index (LVGI), dan Total Accruals to Total Assets (TATA).
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa perusahaan yang tergolong manipulator pada tahun 2016 sebanyak 47,82% atau 11 perusahaan dan 2017 sebanyak 56,52% atau 13 perusahaan. Perusahaan yang tergolong dalam kategori perusahaan manipulator memiliki indikasi melakukan kecurangan terhadap penyajian laporan keuangannya. Perusahaan yang tergolong non-manipulator tahun 2016 sebanyak 52,17% atau 12 perusahaan dan tahun 2017 sebanyak 43,47% atau 10 perusahaan Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki komitmen untuk menyajikan laporan keuangan yang tidak merugikan para penggunannya.
Tidak tersedia versi lain