Skripsi
Pendapatan Petani Karet anggota Dan Non Anggota Unit Pengolahan Dan Pemasaran Bokar (UPPB) Di Desa Biyuku Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin
Penelitian bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan dan pemasaran
bokar antara anggota dan non anggota Unit Pengolahan Dan Pemasaran Bokar
(UPPB) Jaya Bersama di Desa Biyuku Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten
Banyuasin untuk meningkatkan hasil produksi dan untuk mengetahui tingkat
pendapatan anggota dan non anggota Unit Pengelolaan Dan Pemasaran Bokar
(UPPB) Jaya Bersama di Desa Biyuku Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten
Banyuasin dalam proses pemasaran.
Proses pengolahan bokar yang di lakukan anggota UPPB Jaya Bersama
menggunakan Asam Semut sebagai proses pembekuan getah dengan
mengutamakan kualitas mutu bokar. Sedangkan pengolahan bokar yang
dilakukan oleh Non Anggota UPPB menggunakan Asam Cuka untuk proses
pembekuan getah dan biasanya tatal bekas kulit pohon karet di masukkan dalam
getah atau reratif mutu bokar bervariasi. Sistem penjualan atau pemasaran yang di
lakukan oleh UPPB Jaya Bersama yaitu dengan sistem lelang harga dengan
pedagang besar yang langsung dijual ke pabrik sehingga harga relatif stabil
dengan harga Rp 7 630.00 pada saat penelitian berlangsung dan dikenakan biaya
administasi keanggotaan sebesar Rp 24 000.00 perbulan. Sedangkan penjualan
melalui non anggota atau melalui perorangan menggunakan sistem jual melalui
pedagang desa yang membeli bokar dengan kualitas bervariasi dan atas berat
basah dengan harga relatif lebih rendah sebesar Rp 5 400.00.
Pendapatan petani karet anggota UPPB sebesar Rp. 2 826 417.00 dan
pendapatan Non Anggota sebesar Rp. 1 097 957.00 dengan tingkat pendapatan
atau selisih pendapatan Rp. 1 728 460.00. Berdasarkan hipotesis yang ada serta
dilakukan perhitungan dengan menggunakan data primer maka didapat hasil
bahwa thit = 17.8908 sedangkan t’ = 0.0085 (t’ koreksi) maka tolak H0 terima H1
ini berarti bahwa pendapatan petani Anggota UPPB lebih besar dibandingkan
dengan petani Non Anggota UPPB.
Tidak tersedia versi lain