Skripsi
Efisiensi Pemasaran Bibit Karet (Heave Brasiliensis Muell Arg) Di Desa Rejodadi Kecamatan Sembawa Kabupaten banyuasin
Penelitian ini bertujuan untuk Menghitung tingkat efisiensi lembaga
pemasaran dan membandingkan efisiensi saluran pemasaran berdasarkan
biaya pemasaran dan farmer’s share, penelitian ini dilaksanakan pada bulan
April sampai Mei 2014.
Penelitian ini menggunakan metode sensus dan wawancara. Metode
sensus dilaksanakan langsung ke lapangan untuk mencari keteranganketerangan
mengenai masalah–masalah sehingga mendapatkan gambaran
keadaan lokasi tempat diadakan penelitian, sedangkan wawancara
dilakukan dengan menanyakan langsung pada produsen dan
menyediakan daftar pertanyaan.
Metode penarikan contoh dilakukan secara sengaja (Purposive
Sampling). Adapun Petani penangkar bibit karet unggul di Desa Desa
Rejodadi adalah 30 penangkar bibit karet unggul yang telah memenuhi
kriteria yang telah ditentukan. Data yang dikumpulkan meliputi data
primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara
langsung dengan petani dan lembaga pemasaran yang terlibat dengan
tuntunan daftar pertanyaan. Data primer yang dikumpulkan meliputi :
4
Harga bibit karet unggul di tingkat produsen, lembaga-lembaga
pemasaran yang terlibat dan konsumen, jumlah bibit karet yang
dipasarkan pada setiap tingkat lembaga.pemasaran, dan biaya pemasaran
yang dikeluarkan masing-masing lembaga pemasaran.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah
diuraikan, maka dapat diambil kesimpulan lembaga dan saluran
pemasaran bibit karet di Desa Rejodadi sudah efisien, dengan nilai
efisiensi kurang dari 1 (100%). Lembaga pemasaran paling efisien adalah
BPP Sembawa dengan nilai produk 9.64%, sedangkan saluran pemasaran
yang paling efisien yaitu saluran VI (petani menjual langsung ke
konsumen).
Berdasarkan hasil penelitian terhadap analisis efisiensi pemasaran
bibit karet unggul di Desa Reajodadi Kecamatan Sembawa Kabupaten
Banyuasin , maka disarankan agar petani penakar bibit karet unggul di
Desa Rejodadi dapat membentuk kelompok tani penakar bibit karet,
sehingga dapat mendirikan koperasi untuk pemasaran bibit karet yang
secara langsung memasarkan secara bersama-sama kepada konsumen,
dengan tujuan agar terjadi keseragaman harga di tingkat petani.
Tidak tersedia versi lain